TANDA TANGAN ELEKTRONIK BISA MENJADI IDENTITAS DIGITAL TERPERCAYA? - TEMAOPPO.COM TERBARU FEBRUARI 2022

 


TemaOppo.com – Di era digital dan pembatasan kegiatan seperti saat ini, kegunaan tanda tangan elektronik semakin masif. Namun bagaimana memvalidasi sebuah tanda tangan elektronik?


Menjawab hal itu, penyelenggara sertifikasi elektronik Vida mengumumkan kemitraannya dengan penyedia layanan tanda tangan elektronik, DocuSign.


Kemitraan ini akan memberikan pilihan bagi pengguna tanda tangan elektronik DocuSign di Indonesia untuk menandatangani dokumen dengan verifikasi identitas online yang aman dan tanpa hambatan.


Bersama Vida, DocuSign akan mempercepat proses perjanjian kolaboratif secara luas bagi seluruh pelanggannya di Indonesia dengan proses electronic Know Your Consumer (e-KYC).


Group CEO dan Founder Vida, Niki Luhur mengatakan, DocuSign telah membantu banyak pelaku bisnis dalam mengotomatisasi, mempersiapkan, menandatangani, menindaklanjuti, hingga mengelola berbagai dokumen perjanjian.


Tetapi selain manfaat yang luas dari sisi produktivitas dan otomatisasi, kepastian hukum juga adalah elemen dasar yang sangat penting.


“Di sinilah, kemitraan DocuSign dan Vida akan memperkuat kepastian hukum tanda tangan elektronik pengguna DocuSign di Indonesia, di mana dokumen yang ditandatangani oleh produk ini akan memiliki nilai yang sama dengan tanda tangan basah di mata hukum Indonesia,” urai Niki.


Baca Juga: Butuh Regulasi Setingkat UU Untuk Perkuat Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik  


Di tengah anywhere economy yang sedang bertumbuh, pengalaman kerja daring (remote experience) juga perlu didukung dengan proses yang tanpa hambatan secara online.


Kemitraan ini menyediakan proses verifikasi identitas online yang memperkuat dan melengkapi tanda tangan elektronik DocuSign.


Co-Founder dan CEO Vida, Sati Rasuanto mengatakan, sertifikat elektronik yang diterbitkan Vida menjamin perlindungan data dan privasi penggunanya hingga meningkatkan kekuatan pembuktian hukum dari penggunaan tanda tangan elektronik.


Kemitraan DocuSign dan Vida meningkatkan efisiensi dan produktivitas, dan juga menjamin integritas dokumen dengan verifikasi biometrik.


“Di Vida, kami menerapkan best practice dan teknologi kelas dunia di berbagai layanan kami, mulai dari proses verifikasi identitas hingga penandatanganan dokumen secara terintegrasi,” tutur Sati Rasuanto.


Baca Juga: Aplikasi PeduliLindungi Tambah Fitur Verifikasi Dokumen Kesehatan Digital


Dengan integrasi produk ini, pengguna akan mendapatkan keuntungan secara langsung dimana tanda tangan elektronik DocuSign akan dilengkapi dengan sertifikat elektronik untuk otentikasi identitas.


Proses ini sejalan dengan standar industri yang menggunakan global best practices dalam pemrosesan dan penyimpanan data.


Vida mengklaim telah mengimplementasikan end-to-end encryption bagi seluruh transmisi data, kerahasiaan data pengguna dapat dijaga dan hanya digunakan sesuai kebutuhan penggunanya.


Untuk mencegah penyalahgunaan identitas (Identity fraud), perusahaan juga mengklaim verifikasi identitas online Vida dilengkapi dengan verifikasi biometrik dengan liveness detection yang mengacu pada database identitas nasional resmi.


Baca Juga: Hanya 3 Persen Pusat Data Pemerintah yang Memenuhi Standar Global


Group Vice President and General Manager of DocuSign Asia-Pacific, Dan Bognar mengatakan “Bermitra dengan Vida, dapat memberikan pengguna layanan identitas digital yang aman, cepat dan dapat mencapai banyak orang, yang akan mendorong transformasi bisnis digital.”


“Melalui kemitraan ini, kami harap seluruh produk DocuSign Agreement Cloud dapat menjangkau lebih banyak pengguna di Indonesia dan membantu mereka mempercepat proses kontrak dan meningkatkan efisiensi dalam skala besar,” tutup Dan Bognar.


Februari 19, 2022 - tanpa komentar

0 komentar untuk TANDA TANGAN ELEKTRONIK BISA MENJADI IDENTITAS DIGITAL TERPERCAYA? - TEMAOPPO.COM TERBARU FEBRUARI 2022.