PENETRASI MOBILE BROADBAND: INDONESIA DAN VIETNAM MENGALAMI LONJAKAN YANG SIGNIFIKAN - TEMAOPPO.COM TERBARU MARET 2022

 


TemaOppo.com – Kementerian Informasi dan Komunikasi (MIC) Vietnam menetapkan tujuan ambisius untuk secara signifikan meningkatkan penetrasi broadband seluler dan memastikan setiap orang dewasa memiliki smartphone.

Wakil Menteri Informasi dan Komunikasi Pham Duc Long, berbicara di World Mobile Broadband and ICT Summit 2022 di Hanoi, mengatakan pemerintah bertujuan untuk meningkatkan jumlah pelanggan mobile broadband dari 57% dari total pengguna pada 2021 menjadi 85% pada akhir 2022.

Mengingat penetrasi broadband selular naik 4% tahun-ke-tahun pada 2021, mencapai target 28% akan menjadi pencapaian yang mengesankan. Negara itu mengakhiri 2021 dengan 70,9 juta pelanggan broadband, kata MIC.

Data dari GSMA Intelligence menunjukkan 78% pengguna ponsel memiliki smartphone pada akhir 2021. Negara berpenduduk 97 juta orang ini memiliki 156 juta koneksi seluler, termasuk 42,9 juta LTE.

Tingginya pengguna smartphone di Vietnam, tidak berbeda dengan Indonesia. Pandemi yang telah berlangsung sejak awal 2020, menjadikan kebutuhan internet di Indonesia sangat tinggi. Hal itu didorong  oleh tarif internet yang murah, dan harga smartphone yang semakin terjangkau.

Baca Juga: Membandingkan Nasib Operator Indonesia dan Vietnam, Siapa Lebih Baik?

Menurut perusahaan riset DataReportal, jumlah perangkat selular yang terkoneksi di Indonesia mencapai 370,1 juta pada Januari 2022, meningkat 13 juta atau 3,6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Angka 370,1 juta ini juga lebih tinggi dari total jumlah penduduk di Indonesia. Sebagai perbandingan, jumlah penduduk di Indonesia kini mencapai 277,7 juta hingga Januari 2022.

Artinya, data dari GSMA Intelligence itu menunjukkan perangkat selular yang telah terkoneksi dengan jaringan internet  itu, setara dengan 133,3% dari total populasi Indonesia pada Januari 2022.

Baca Juga: Saat India dan Vietnam Bersaing Ketat Memperebutkan Investasi Dari Foxconn dan Samsung

Di sisi lain, laporan Newzoo menyebutkan tingginya pengguna mobile broadband, menempatkan Indonesia sebagai pasar smartphone terbesar keempat di dunia. Posisi pertama ditempati China, disusul India dan Amerika Serikat.

Dengan pembangunan jaringan yang terus meluas, khususnya 4G dan 5G, Newzoo memperkirakan jumlah pengguna smartphone  akan semakin meningkat di seluruh dunia. Pada 2023, Newzoo memproyeksi ada 4,3 miliar pengguna smartphone secara global.

Maret 11, 2022 - tanpa komentar

0 komentar untuk PENETRASI MOBILE BROADBAND: INDONESIA DAN VIETNAM MENGALAMI LONJAKAN YANG SIGNIFIKAN - TEMAOPPO.COM TERBARU MARET 2022.