BENCANA MENGANCAM, KEMENTAN INGATKAN PETANI PALEMBANG SIAPKAN MITIGASI


Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak para petani dan stakeholder terkait di Palembang, Sumatera Selatan, untuk menyiapkan mitigasi bencana. Pasalnya, BMKG menetapkan Palembang dalam status bencana hidrometeorologi.

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, status bencana hidrometeorologi bisa berdampak buruk buat pertanian.

"Dampak yang paling buruk adalah membuat pertanian menjadi gagal panen. Hal ini bisa mengganggu ketahanan pangan," tutur SYL dalam keterangan resminya, Kamis (29/9).

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil mengatakan, mitigasi adalah upaya penting yang harus dipersiapkan semua pihak.

"Bencana alam adalah hal yang tidak bisa diprediksi. Oleh sebab itu, petani harus menyiapkan langkah atau mitigasi untuk mengatasinya," terangnya menambahkan keterangan SYL.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) di pematang sawah saat meninjau lahan pertanian di area persawahan Desa Blang Miro, Simpang Tiga, Aceh Besar, Aceh, Jumat (4/3/2022). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO

Menurutnya, langkah terbaik untuk menjaga lahan dari ancaman benacana adalah mengasuransikannya.

"Asuransi akan membuat petani tetap tenang meski cuaca sedang tidak bersahabat," terang Ali.

Ia menjelaskan asuransi memiliki klaim yang dikeluarkan saat lahan gagal panen. Sehingga petani bisa dengan cepat recovery.

"Dengan klaim itu, petani tetap memiliki modal untuk tanam kembali. Sehingga petani terhindar dari kerugian dan kebutuhan tetap terpenuhi," jelasnya.

Potret Personel SAR Palembang mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir di Sekip Bendung, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (13/11/2018). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Status bencana hidrometeorologi merupakan kondisi daerah yang berpotensi mengalami banjir dan puting beliung akibat anomali cuaca. Kondisi alam tak menentu itu bisa memicu gagal panen saat musim tanam kedua berlangsung.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Palembang, Sayuti, Pemkot Palembang masif mensosialisasikan mitigasi kebencanaan kepada petani untuk mengantisipasi persoalan gagal panen.


"Peningkatan curah hujan hingga awal tahun depan berpotensi memicu gagal panen. Petani di Palembang mulai diedukasi pencegahannya," ujarnya dalam kesempatan berbeda.

Oktober 03, 2022 - tanpa komentar

0 komentar untuk BENCANA MENGANCAM, KEMENTAN INGATKAN PETANI PALEMBANG SIAPKAN MITIGASI.